Sabtu, 20 Agustus 2011

Inilah Transportasi Monorel Masa Depan


Inilah Transportasi Monorel Masa Depan
Headline
Inilah solusi transportasi monorel alternatif masa depan.Personal, efisien, murah, dan menyehatkan.
Sepertinya menyenangkan ya jika di Indonesia ada alat transportasi seperti ini. Walau sifatnya untuk jarak pendek, tapi kendaraan monorel ini tampak lebih efektif ketimbang rencana monorel di Jakarta yang tidak kunjung selesai dibangun.
Kendaraan bernama Shweeb ini adalah gabungan antara teknologi monorel dan sepeda. Bentuk kendaraannya adalah kapsul transparan yang muat untuk satu orang. Di dalamnya ada pedal untuk dikayuh si pengendara.
Dengan desain ini, Shweeb menawarkan solusi kendaraan personal untuk diterapkan di perkotaan, dengan sistem efisien, murah, sekaligus juga rekreasional dan menyehatkan. Sistem transportasi ini sudah diterapkan di Agroventures Park di Rotorua, Selandia Baru.
Shweeb awalnya adalah ide untuk proyek "Drive innovation in public transportation" yang bersaing dengan proyek lain dalam ajang Project 10^100 yang diselenggarakan Google tahun 2008. Dari 150.000 ide dari seluruh dunia, Shweeb adalah satu dari 5 pemenang yang banyak dipilih publik.
Google melihat ide ini sangat bisa diterapkan untuk visi sarana transportasi masa depan. Sehingga pada September 2010, Google Inc. menginvestasi Rp8,5 miliar untuk penelitian dan pengembangannya. Shweeb akan segera menetapkan lokasi pembangunan sarana transportasi untuk umum pertamanya. Lihat YouTube-nya
Sumber :: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1767074/inilah-transportasi-monorel-masa-depan

Bukan Telur, Melainkan Jamur


Bukan Telur, Melainkan Jamur
Headline
Ternyata serbuk oranye yang bertebaran di pantai Alaska adalah spora jamur.
Diberitakan Reuters, penelitian National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) menyatakan, serbuk oranye yang bertebaran di perkampungan pantai Kivalina Alaska adalah spora jamur. Sebelumnya ilmuwan NOAA di Alaska mengatakan bahwa serbuk tersebut adalah telur krustasea yang terkontaminasi minyak.
Tapi temuan itu diteruskan dan diteliti ulang oleh Center for Coastal Environmental Health and Biomolecular Research, di Carolina Selatan. Hasilnya berbeda, mereka menyimpulkan serbuk oranye itu bukan telur, melainkan jamur.
Kandungan spora jamur membuat warnanya tampak kekuningan. Jamur ini menginfeksi tanaman, dan menyebabkannya jadi berwarna seperti itu.
"Hanya saja kami belum melakukan riset yang cukup untuk memahami jamur semacam ini,” ujar Julie Speegle, juru bicara National Fisheries Service NOAA di Alaska. Ia juga mengatakan serbuk lengket berwarna oranye itu tidak berbahaya bagi manusia, karena hanya menyerang tanaman.
Sumber :: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1766929/bukan-telur-melainkan-jamur

Wah, 'Pita' Muncul di Pusat Bima Sakti


Wah, 'Pita' Muncul di Pusat Bima Sakti
Headline
Simpul cincin gas melebar lebih dari 600 tahun cahaya muncul di jantung galaksi Bima Sakti. Akhirnya, ‘pita’ ini berhasil diteliti untuk pertama kalinya.
Cincin gas ini yang melahirkan bintang baru ini memiliki belitan di tengahnya yang tampak seperti simbol tak terbatas kosmik. Bagian cincin memang pernah dilihat sebelumnya, namun Herschel Space Telescope milik European Space Agency baru saja melakukan penelitian pada struktur keseluruhannya.
Pesawat Herschel secara khusus dibuat untuk ‘mengintip’ pusat Bima Sakti karena mampu mendeteksi inframerah dan cahaya sub-milimeter yang mampu penetrasi melewati debu.
Menurut pernyataan Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California, astronom terkejut melihat apa yang mereka temukan.
Saat mengarahkan teleskop ke cincin dalam galaksi, "Cincin yang ada tampak seperti simbol tak terbatas," ujar laboratorium itu.
Ilmuwan mengaku belum memahami mengapa simbol tak terbatas itu tersimpul dan terbelit.
Selain itu, masih sedikit informasi diketahui mengenai cara cincin gas terbentuk dalam galaksi spiral. Selain itu, muncul misteri baru, cincin baru ini nampaknya sedikit maju dari pusat galaksi tempat lubang hitam besar berada.
Menurut penulis utama Sergio Molinari dari Institute of Space Physics, hal menariknya adalah mengenai peluncuran teleskop luar angkasa baru seperti Herschel.
"Kita punya misteri baru tepat di pusat galaksi kita sendiri,” ujar penulis makalah yang diterbitkan di jurnal Astrophysical Journal Letters seperti ditulis Dailymail.
Sumber :: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1766726/wah-pita-muncul-di-pusat-bima-sakti
 
Design by Muhamad Arif Yulianto | Email : arif_yulianto20@yahoo.co.id - or - muhamad_arif_yulianto@yahoo.com | Facebook : Muhamad Arif Yulianto